Selamat datang ke blog Giving ministry

Giving Ministry (GM) merupakan sebuah pelayanan kerohanian yang bersifat INTERDENOMINASI yang berada dibawah naungan Yayasan Giving Indonesia (YGI).
DIdirikan oleh Nelson M.Panjaitan, di kota Medan-Indonesia, pada tanggal 31 Januari 2009.
VISI : Menjadi tempat persemaian bagi anak-anak Tuhan untuk menggali dan mengembangkan POTENSI baik secara PROFESIONAL dan APOSTOLIK agar berbuah dan siap memberkati kota Medan, Sumatera Utara, dan Indonesia.
Beberapa kegiatan Apostolik GM : Ibadah, Pendalaman Alkitab, Retreat, Seminar Rohani, KKR, Dll
Beberapa Kegiatan Profesional GM : KUB (Kelompok Usaha Bersama), Seminar Enterpreneur, Workshop, Pelatihan Wirausaha, Pelatihan Kecerdasan, dll.
Selain beberapa gereja dan gembala gereja bekerjasama dengan GM, beberapa kampus juga menjadi target pelayanan GM.

Rabu, 25 Januari 2012

MENGAPA KITA BERPERANG MELAWAN IBLIS?

Dari Kiri ke Kanan : Chris Hasugian (Sekretaris), Pardi Siagian ( koord. Kerohanian ), Jhon H T. Samosir ( Ketua ), Nelson M. Panjaitan (Pembina), Roy J. Siahaan (Pengawas)
I. Menyerang dan bukan bertahan!
  • Yak 4:7-8. Jangan bertahan, tetapi berperang melawan iblis, maka dengan Allah di pihak kita, kita akan menang dan dia akan lari dan kalah. Jangan hanya bertahan dari si iblis tetapi terus menyerang dan selalu mengalahkannya.
  • Kalau kita hanya bertahan, iblis akan terus menerus menyerang Zak 3:1 (menuduh=melawan).
  • Iblis itu seperti singa terus mencari jalan dan kesempatan untuk memerangi kita sampai ia bisa melahap orang beriman.
  • 1Petrus 5:8-9 Pikirkanlah baik-baik, dan berjaga-jagalah, sebab iblis seterumu itu seperti singa yang mengaum-aum, berjalan keliling, mencari siapa yang dapat dilahapnya. Lawanlah dia, dengan iman yang teguh, sebab mengetahui bahwa semua saudara-saudaramu di seluruh dunia mengalami sengsara yang sama. Sebab itu kita harus melawan iblis, bukan bertahan, terus menyerang dan mengalahkannya, rebut jiwa-jiwa dari tangannya.
  • Iblis tidak pernah berhenti berperang melawan umat Tuhan. Kalau dia kalah, dia pergi untuk sementara, lalu kembali lagi mencari waktu dan kesempatan yang baik untuk menyerang lagi. Lukas 4:13 Ketika setan telah mengakhiri semua percobaan itu, ia meninggalkan Dia untuk seketika lamanya.Ingat iblis tidak pernah bertahan, dan tidak pernah berhenti menyerang dan memerangi kita sekalipun ia sudah kalah dan sudah diusir keluar, ia hanya pergi untuk sesaat lalu kembali lagi untuk menyerang! 
  • Kalau iblis tidak menyerang, hanya bertahan, dunia akan jauh lebih tenang dan lebih bahagia. Tetapi iblis tidak pernah hanya bertahan, ia terus menerus menyerang, memakai setiap kesempatan dan mencari, membuat kesempatan untuk menyerang umat Tuhan! Sebab itu kita harus mencari jalan, mencari kesempatan untuk menyerang, mengalahkan dan menjarahi si iblis, jangan sampai terjadi sebaliknya. Jangan sampai dikalahkan dalam kesucian, karunia-karunia, talenta dan kekayaan ilahi kita dijarah, tetapi hal-hal sebaliknya yang harus kita lakukan kepadanya, yaitu terus menerus mengalahkannya dan menyerangnya, jangan bertahan!

II. Kita ini prajurit-prajurit Allah!


1Korintus 16:13 Berjagalah kamu, berdirilah teguh di dalam iman,
lakukanlah dirimu seperti laki-laki, jadilah kuat.

Secara rohani kita ini harus menjadi laki-laki yaitu bisa dan berani berperang terus melawan iblis. Jangan menjadi perempuan yang tidak berani perang, bahkan bertahanpun tidak bisa. Menghadapi manusia jangan bersikap sebagai tentara Allah, jangan berperang melawan manusia, tetapi berani dan berperang terus melawan iblis, sebab kita ini tentara Allah.
Kita ini sudah dididik dengan Firman Tuhan, diberi Roh Kudus yang punya segala senjata ilahi, sudah dilengkapi dengan kuasa doa dan karunia-karunia tetapi hanya sedikit yang maju berperang, bahkan sebagian  hanya bertahan, sebagian tidak berbuat apa-apa. Mengapa? Sebab strategi yang dianut adalah bertahan bukan menyerang.
Juga kesalahan prinsip. Kita harus terus maju berperang dan terus menyerang, memakai setiap kesempatan untuk menyerang iblis dan merebut jarahan jiwa-jiwa yang dikuasai iblis.

Beberapa alasan mengapa tidak pergi perang melawan iblis?
  • a). Sebab bodoh, tidak mengerti,
  • b). Sebab hidup dalam dosa, sehingga tidak di pihak Allah dan ketakutan, dan
  • c). Sebab tidak percaya pada kuasa Allah.
Jangan diam atau bertahan saja, tetapi maju dan pergi berperang dengan segala perlengkapan dan segala hikmat dan kuasa ilahi.

III. Rebut jiwa-jiwa bagi Tuhan!

Mat 28:19, Mrk 16:15. Pergi memberitakan Injil ke seluruh dunia Kis 1:8 khususnya di kota kita. Ini bukan saja sekedar memberitakan Injil, tetapi sesungguhnya ini perang melawan iblis, merebut dan menjarah jiwa-jiwa dari tangan iblis. Iblis tidak akan menyerahkan begitu saja, tetapi dengan sehabis-habis kekuatan dan siasatnya, ia akan mempertahankan dengan gigih segala yang sudah jadi miliknya.
Lukas 11:20-21 Tetapi jika Aku mengusir setan-setandengan jari-jari Allah,
sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang ke atasmu.

Iblis itu orang kuat yang menjaga miliknya, yaitu orang lama. Kita harus memerangi iblis sampai kalah dan lari dan kemudian merebut jiwa-jiwa dari tangannya dan dengan kuasa Firman dan Roh Kudus berubah menjadi orang baru. Hanya dengan Kristus, orang yang lebih kuat, kita bisa mengalahkannya.

Br// Nelson Panjaitan


Tidak ada komentar:

Rekening Giving Ministry

No. 10 - 600 - 14-08-1981
Yayasan Giving Indonesia
Bank Mandiri Cab. Perintis Medan

Share it

Yang Paling Banyak Dibaca